Jumat, 17 Mei 2013

Penerapan Matematika dalam Kehidupan Sehari-hari



Jika saya mendapat uang seribu rupiah untuk menjawab setiap pertanyaan dari siswa tentang "Pak, apa guna saya mempelajari materi matematika ini?" atau "Kapan dan bagaimana menerapkan materi matematika ini di kehidupan sehari-hari?" mungkin saya akan menjadi seorang jutawan.
Joke atau lelucon di atas saya kira cukup untuk menggambarkan betapa banyaknya siswa yang mempelajari matematika tanpa mengetahui apa guna materi yang dipelajari.
Hal pertama yang ingin saya bahas dalam postingan kali ini adalah apa guna kita mempelajari matematika?
Berangkat dari anggapan bahwa sia-sia saja mempelajari matematika--terutama ketika sampai pada materi yang sangat sulit dan melibatkan perhitungan yang rumit; memang ada benarnya juga.
Ketika anda bekerja nanti, jarang terjadi anda akan menggunakan aturan sinus dan cosinus dalam pekerjaan. Juga sangat sangat kecil kemungkinannya seorang perempuan akan berkata kepada anda "saya mau pacaran dengan kamu asalkan bisa menyebutkan 5 sifat prisma".
Meskipun demikian tidak lantas kita menjadi tidak perlu mempelajari matematika. Mempelajari matematika sama juga dengan belajar tentang cara berpikir, memecahkan masalah-masalah kehidupan di luar kelas.
Mengutip pendapat pak Karso, tujuan pembelajaran matematika sekolah adalah agar siswa memiliki kemampuan yang dapat dialihgunakan melalui kegiatan matematika, memiliki pengetahuan matematika sebagai bekal untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya, memiliki ketrampilan matematika untuk dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari, memiliki pandangan yang cukup luas, memiliki sikap logis, kritis, cermat dan disiplin serta menghargai kegunaan matematika.
Pembelajaran matematika tidak hanya diarahkan agar siswa dapat memecahkan soal dan menerapkan matematika tetapi juga dapat menumbuhkan kemampuan-kemampuan sebagai berikut :
1. kemampuan menerapkan dan menggunakan matematika dalam bidang lain
2. kemampuan berpikir analisis dan sintesis
3. kemampuan membedakan yang benar dan salah dengan alasan logis
4. kemampuan kerja keras, konsentrasi dan mandiri
5. kemampuan memecahkan masalah
Secara tidak langsung, kemampuan tersebut memberikan kontribusi bagi pendidikan nilai anak seperti dapat membedakan mana yang salah dan benar, kerja keras, mandiri dan sebagainya.
Beberapa kegunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari akan saya uraikan sebagai berikut:

a. Penerapan matematika dalam dunia kerja

 Dalam dunia kerja, matematika telah digunakan sebagai salah satu alat penyaring atau seleksi bagi orang untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik dengan gaji yang lebih tinggi. Juga tidak sedikit yang melibatkan penggunaan matematika atau proses berpikir matematis, misalnya melakukan jual-beli, mengukur luas tanah pekarangan, areal sawah, menimbang beras,gula, dan sembako lainnya, menghitung pengeluaran kebutuhan rumah tangga, menghitung biaya pembayaran rekening listrik dan PDAM, membayar hutang, dan sebagainya.

b. Penerapan matematika oleh ibu rumah tangga.

Suatu saat ketika anda sudah menjadi seorang ibu rumah tangga, yang mengharuskan anda untuk terampil dalam mengelola keuangan rumah tangga, maka anda tidak akan lepas dari penggunaan ilmu matematika terutam bab aljabar. Mulai dari menganalisa pemasukan, mengatur pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga, uang saku anak, tabungan, sampai ke asuransi kesehatan.

c. Penerapan matematika untuk para pedagang

Dalam hal perdagangan, ambilah contoh yang paling sederhana, menjual buah-buahan, anda akan dituntut untuk punya kemampuan menganalisis laba rugi, berapa jumlah biaya yang harus dikeluarkan untuk "kulakan", berapa laba tiap kilogram buah dan buah apa saja yang memberi keuntungan maksimum. semua itu sedikit banyak akan menggunakan ilmu matematika khususnya program linier.

d. Penerapan matematika untuk iseng-iseng

Iseng-iseng dalam hal ini bukan sekedar iseng melainkan iseng yang bisa dimanfaatkan untuk kebaikan atau mendapat penghasilan. Contoh pesulap terkenal Joe Sandy yang "hanya" sekedar memanfaatkan ilmu matematika sederhana kemudian mengolah dan disajikan sedemikian rupa hingga bisa memukau penonton. Kegiatan "iseng" lainnya seperti menaksir tinggi pohon, menaksir tinggi gunung, menaksir jarak bulan ke bumi, itu semua menggunakan matematika sederhana.

Demikianlah artikel tentang manfaat matematika dalam kehidupan sehari-hari. Ada banyak contoh sebenarnya tentang penerapan matematika dalam kehidupan sehari-hari, namun akan saya bahas lain kali jika ada kesempatan.
Termasuk juga dengan trik-trik mengajar matematika agar lebih "realistik" dan "membumi", akan saya tulis jika ada waktu. Terima kasih sudah berkenan membaca, semoga bermanfaat.

Kamis, 16 Mei 2013

Permainan Menebak Umur Seseorang


 

Postingan kali ini adalah tentang permainan hitung-hitungan matematika sederhana yang bisa digunakan oleh guru sebagai intermezzo atau mungkin juga sebagai trigger sebelum mengawali pelajaran matematika khususnya bab tentang aljabar linier. Berikut ini pertanyaannya: Diketahui jumlah umur Rana dan Rani adalah 25 tahun. Jika selisih umur keduanya adalah 24 tahun, berapakah umur mereka masing-masing?

Kamis, 25 April 2013

Materi Matematika SMA Kelas X

Berikut ini adalah cakupan materi matematika untuk kelas X SMA semester 1 dan 2. Untuk mempelajarinya silahkan anda klik pada materi yang diinginkan dan Anda akan dibawa menuju ke halaman tersebut.
Untuk menyederhanakan dan memudahkan anda dalam mempelajarinya maka penyajiannya kami susun sedemikian rupa mulai dari Materi berupa Diktat dan Media Pembejaran interaktif, Soal Latihan/Lembar Kerja Siswa, hingga yang terakhir adalah Soal Uji Kompetensi Online. Anda tidak harus runut dalam mempelajarinya, tetapi silahkan mengakses di bagian yang anda inginkan. Semua materi yang ada di sini sudah kami lengkapi dengan link download untuk anda yang ingin mempelajarinya secara offline atau membuat print outnya. Selamat belajar.

KELAS X SEMESTER I

BAB I  BENTUK PANGKAT , AKAR DAN LOGARITMA
1. 1   Bentuk Pangkat, Akar, Dan Logaritma
        1.1.1  Bentuk Pangkat
        1.1.2 Bentuk Akar
        1.1.3 Logaritma
        Soal latihan Bab 1
        Uji Kompetensi Bab 1 

BAB II  PERSAMAAN KUADRAT DAN FUNGSI KUADRAT
1.2   Persamaan Dan Fungsi Kuadrat
        1.2.1 Persamaan Kuadrat
        1.2.2 Fungsi Kuadrat
        1.2.3 Model Matematika
        Soal latihan Bab 2
        Uji Kompetensi Bab 2

BAB III  SISTEM PERSAMAAN LINEAR DAN KUADRAT
1.3   Sistem Persamaan Linear dan Kuadrat 
        1.3.1 Sistem Persamaan Linear
        1.3.2 Model Matematika Berbentuk SPL
        Soal latihan Bab 3
        Uji Kompetensi Bab 3 
BAB IV  PERTIDAKSAMAAN
1.4   Pertidaksamaan
        1.4.1 Pertidaksamaan Linear
        1.4.2 Pertidaksamaan Kuadrat
        1.4.3 Pertidaksamaan Pecahan
        Soal latihan Bab 4
        Uji Kompetensi Bab 4
 

KELAS X SEMESTER II

BAB I  LOGIKA MATEMATIKA
2.1.Logika Matematika
       2.1.1 Pernyataan dan Kalimat Terbuka
       2.1.2 Pernyataan Majemuk dan Berkuantor
       2.1.3 Negasi Pernyataan Majemuk dan Berkuantor
       2.1.4 Penarikan Kesimpulan
       Soal latihan Bab 1
       Uji Kompetensi Bab 1

BAB II  TRIGONOMETRI
2.2.Trigonometri
       2.2.1 Perbandingan Trigonometri
       2.2.2 Grafik Fungsi Trigonometri
       2.2.3 Identitas Trigonometri
       2.2.4 Persamaan Trigonometri
       2.2.5 Rumus-rumus Trigonometri dalam Segitiga.
       Soal latihan Bab 2
       Uji Kompetensi Bab 2

BAB III  RUANG DIMENSI TIGA
2.3. Ruang Dimensi Tiga
       2.3.1 Kedudukan Titik,Garis,atau Bidang pada bangun ruang
       2.3.2 Volume benda-benda ruang
       2.3.3 Menggambar Bangun Ruang
       2.3.4 Jarak pada Bangun  Ruang
       2.3.5 Besar sudut pada Bangun Ruang
       Soal latihan Bab 3
       Uji Kompetensi Bab 3

Jumat, 19 April 2013

Simulasi Kelulusan Ujian Nasional SMP / SMA 2013

Ujian Nasional 2013 untuk tingkat SMA/MA/SMK baru saja usai. Begitu banyak kejadian dan berita terkait dengan pelaksanaan Ujian Nasional tahun ini, mulai dari keterlambatan pendistribusian soal di 11 Provinsi sampai dengan temuan tentang kecurangan-kecurangan yang terjadi selama pelaksanaan UN 2013. Bahkan sudah ditayangkan di telivisi tentang kebocoran soal ujian dan modus operandi jual beli kunci jawaban soal ujian nasional tahun 2013 ini.
Terlepas dari permasalahan itu semua, semoga saja pelaksanaan UN ini dapat memberi manfaat seperti yang diharapkan oleh para pemangku kebijakan.
Kembali ke topik--sesuai dengan judul postingan ini, saya tidak akan membahas segala peristiwa di atas karena bukan pakarnya. Bahkan andai pun bisa memberi solusi tetap saja kecil kemungkinannya akan didengar oleh pihak-pihak terkait yang berwenang--dalam hal ini adalah Pemerintah dan kementrian Pendidikan Nasional.

Berikut ini adalah sedikit penjelasan terkait dengan kriteria kelulusan ujian nasional 2012/2013 untuk tingkat SMP/SMA dan yang sederajat. Sebenarnya penjelasan tentang syarat dan kriteria kelulusan sudah tercantum jelas di POS UN 2013 dan juga sudah saya tulis di sini, tetapi banyak pembaca dari blog ini yang masih kesulitan memahaminya. Untuk itu saya mencoba membuat beberapa simulasi nilai untuk menentukan lulus atau tidaknya siswa.

Silahkan perhatikan gambar tabel di bawah ini:
simulasi kelulusan ujian nasional  
Pada tabel di atas Rana dikatakan lulus Ujian Nasional karena memenuhi kriteria kelulusan, yakni nilai minimum NA tidak ada yang kurang dari 4,0 dan rata-rata NA nya tidak kurang dari 5,5. Bahkan meskipun nilai  Ujian nasional Bahasa Inggris dan Matematika mendapat nilai 1.


Sekarang perhatikan gambar tabel 2 berikut:
kriteria kelulusan ujian nasional 
Menurut tabel di atas Rana dikatakan tidak lulus karena rata-rata nilai NA nya kurang dari 5,5. Meskipun nilai NA per mapel semuanya di atas 4,0.


Berikutnya perhatikan contoh satu lagi di bawah ini:
cara menghitung kelulusan ujian nasional SMA 
Pada tabel 3 di atas Nilai ujian nasional Rana cukup bagus, nilai 5 mapel mencapai 9 dan rata-rata keseluruhan NA 7,8. Akan tetapi Rana menjadi tidak lulus karena nilai ujian nasional matematika hanya 1 yang mengakibatkan rata-rata NA untuk mapel matematika kurang dari 4,0.

Demikianlah beberapa simulasi perhitungan nilai sekolah, nilai ujian nasional, dan nilai akhir untuk menentukan kelulusan siswa SMP/SMA tahun 2013. Jika masih ada yang tidak jelas silakan memberi tanggapan dan pertanyaan lewat kotak komentar di akhir postingan. Terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat.



Jumat, 12 April 2013

Smart Solutions UN Matematika 2013

Smart Solutions Matematika

Begitu banyak request tentang smart solutions atau cara cepat untuk menghadapi soal ujian matematika SMA 2013 dari pembaca yang dikirimkan melalui email dan komentar. Berikut ini adalah beberapa penyelesaian dan smart solutions atau cara singkat mengerjakan soal UN matematika 2013 yang saya dapatkan dari berbagai sumber dan telah saya verifikasi sendiri. Dengan semangat berbagi dan membantu sesama maka berikut ini beberapa file yang bisa anda unduh gratis:
Smart Solutions UN Matematika SMA
  1. Logika Matematika
  2. Bentuk Pangkat, Akar dan Logaritma
  3. Rumus Jumlah dan Hasil kali Akar Persamaan Kuadrat
  4. Diskriminan Persamaan Kuadrat
  5. Lingkaran
  6. Suku Banyak
  7. Integral (Luas Daerah dan Volum Benda Putar)
  8. Dalam proses...
Itulah beberapa smart solutions atau cara cepat dalam menyelesaikan soal UN Matematika 2013 yang dapat anda download dan manfaatkan secara gratis.
Jika anda tertarik dan ingin mengetahui tentang bocoran dan soal prediksi UN matematika 2013 silakan anda baca di sini.
Atau jika anda membutuhkan tips dan trik seputar ujian nasional silakan anda ke sini.
Semoga bermanfaat dan berhasil mengerjakan soal UN 2013 dengan sukses.

Kamis, 04 April 2013

Tips Mengerjakan Soal UN 2013

Ujian Nasional 2013 untuk tingkat SMA/SMK/MA yang pelaksanaannya pada tanggal 15 April 2013  tinggal menghitung hari. Segala daya upaya telah dilakukan, mulai dari melakukan try out UN, bedah SKL, sampai ke drill soal-soal UN tahun lalu. Bekal, tips dan trik untuk mengerjakan soal UN 2013 sudah cukup banyak diberikan di kelas oleh Bapak/Ibu guru.
Terkait dengan pelaksanaan UN 2013 yang modelnya berbeda dengan UN tahun lalu; mulai dari jumlah paket soal yang semakin banyak dan berbeda-beda untuk tiap anak sampai ke tata cara pengerjaannya, maka berikut ini akan saya berikan tips-tips agar membantu kesuksesan dalam menghadapi UN 2013.
Seperti kita ketahui bersama bahwa soal UN 2013 kali ini berbeda-beda dan menggunakan barcode (lihat POS UN 2013).
Antara naskah soal dan lembar jawaban ujian nasional (LJUN) merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Jika siswa mengerjakan naskah soal UN dengan LJUN yang bukan pasangannya, maka akan menjadi masalah besar bagi siswa tersebut, dan kemungkinan nilainya akan rendah. Oleh karena itu, para peserta UN harus benar-benar memperhatikan naskah soal dan LJUN adalah pasangannya dan jangan sampai tertukar.

soal UN 2013

Hal-hal yang harus diperhatikan dan dilakukan oleh Pengawas Ujian Nasional:

  1. Mewajibkan peserta untuk menuliskan nama dan nomor ujian pada kolom yang tersedia di halaman 1 (satu) naskah soal dan LJUN sebelum dipisahkan.
  2. Mewajibkan peserta ujian untuk memisahkan LJUN dengan naskah.
  3. Mewajibkan peserta ujian untuk melengkapi isian pada LJUN secara benar.
  4. Memastikan peserta UN telah mengisi identitas dengan benar sesuai dengan kartu peserta.

Hal-hal yang harus diperhatikan dan dilakukan oleh Peserta Ujian Nasional:

  1. Memastikan bahwa LJUN dan naskah dalam keadaan bersatu, dan minta diganti jika sudah terlepas.
  2. Memeriksa naskah soal halaman per halaman dan pastikan tidak ada yang rusak.
  3. Membubuhkan identitas secara bersamaan pada naskah soal dan sekaligus pada LJUN.
  4. Memisahkan (merobek) LJUN dari naskah soal.
  5. Mulai mengerjakan soal Ujian.
Demikianlah beberapa tips dan petunjuk untuk menghadapi soal UN 2013. Jika anda menginginkan rumus singkat dan smart solution UN matematika 2013 silakan ke sini, atau informasi tentang Bocoran Soal UN (ujian nasional) Tahun 2013 silakan anda baca di sini.
Semoga pelaksanaan UN 2013 kali ini berjalan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan. Terakhir, untuk para peserta Ujian Nasional 2013, jangan lupa untuk berdoa dan meminta doa restu orang tua serta junjung tinggi kejujuran.